Para ilmuan dari Nottingham University membuktikan, jika seekor cacing pipih dibelah menjadi dua, potongannya akan menghasilkan cacing pipih yang baru. Di tubuh cacing yang terpotong akan tumbuh kepala dan ekor baru, hingga menghasilkan performa yang sama persis dengan tubuh cacing sebelum dipotong. “Ambil seekor cacing dan belah menjadi dua bagian. Bagian ekor yang terpotong akan tumbuh kepala dan di bagian kepala yang dipotong akan tumbuh ekor. Dari seekor cacing saja, para ilmuan telah menghasilkan 20.000 ekor cacing pipih baru dalam eksperimennya. Satu ekor cacing pipih dapat dibelah hingga 20 bagian, namun jika selama hidupnya seekor cacing pipih tidak pernah dibelah dan tidak pernah terjangkit infeksi apapun, cacing pipih dapat hidup selamanya. Kunci keabadian hidup cacing pipih berada pada telomere, sel-sel yang berada di ujung kromosom DNA. Pada cacing pipih, telomere tetap utuh dan tidak mengalami perubahan bentuk, sehingga sel-sel tubuh dapat terus diperbaharui dan tidak menyebabkan penuaan.
Showing posts with label Cacing Pipih. Show all posts
Showing posts with label Cacing Pipih. Show all posts
Monday, March 5, 2012
PARASIT IKAN HIAS(Kutu Ikan,Cacing Pipih
Parasit merupakan hewan penggangu ketenangan hidup ikan, oleh karena itu amatlah penting bagi pembudidaya ikan untuk menjaga ikan peligharaannya agar tidak terjangkit penyakit parsit. berikut saya paparkan beberapa parasit yang biasa menyerang ikan Hias
Kutu Ikan
Parasit golongan kutu, bentuk fisiknya seperti Argulus yang merupakan golongan Crustacea, banyak menyerang pada pendederan ikan. Parasit ini berbentuk pipih seperti kutu, berukuran 2–3 mm, menempel pada permukaan tubuh ikan terutama pada bagian kulit dan sirip. Serangan dalam jumlah besar akan mengakibatkan kematian, karena parasit ini menghisap darah ikan dan mengakibatkan tubuh mangsanya berlubang, sehingga ikan gampang terkena infeksi sekunder yaitu jamur dan bakteri.
![]() |
| kutu ikan |
Gejala yang muncul antara lain : ikan berenang lambat, nafsu makan berkurang, sisik gampang lepas, insang berwarna merah pucat, terdapat luka pada bagian tubuh ikan dan sering menggesek-gesekkan tubuhnya ke sisi jaring/bak atau berenang miring seolah-olah ikan merasa gatal.
Pencegahan yang dapat dilakukan untuk mencegah serangan parasit ini adalah dengan memisahkan ikan yang terserang dari ikan yang sehat, agar tidak tertulari. Sedikitnya dua minggu sekali ikan direndam dalam air tawar selama 10–15 menit. Pada waktu perendaman, parasit yang menempel akan lepas dan mati. Parasit yang mati akan terlihat jelas yaitu berwarna putih transparan. Pengobatan ikan yang baru.
Cacing Pipih
Jenis cacing pipih yang biasanya menyerang adalah Diplectanum sp. yang merupakan golongan Trematoda. Gejala yang muncul adalah : nafsu makan berkurang, warna pucat baik pada tubuh maupun insang, produksi lendir tinggi, ikan berenang di permukaan air serta megap-megap dengan tutup insang terbuka dan sering menggesek-gesekan tubuh ke bak pemeliharaan. Umumnya serangan parasit ini sering bersamaan dengan penyakit vibriosis
Subscribe to:
Posts (Atom)
Tips Membeli dan Merawat Aquarium sendiri
Ada beberapa hal yang penting diperhatikan dalam menentukan dan membeli akuarium, agar manfaat dari akuarium tersebut dapat dimanfaatkan ...
-
Metode Merawat Air Aquarium memelihara ikan adalah hoby tersendiri yang sangat menyenangkan bagi beberapa orang, keindahan ikan ikan y...
-
Di Indonesia, komet termasuk ikan hias yang banyak memiliki fandsnya. Hal ini dapat dibuktikan dengan seringnya diadakan kontes komet den...
-
PIRANHA Piranha adalah salah satu ikan yang paling mengerikan didunia oleh karenanya kita harus extra hati jika berada diareanya. biasan...


