Pages - Menu

IKAN HIAS ADALAH KEINDAHAN NATURAL

PEMELIHARAAN YANG BAIK AKAN MENUMBULKAN KEPUASAN

Saturday, February 11, 2012

PENGENDALIAN PENYAKIT IKAN AIR TAWAR



bakteri pada ikan
Salah satu masalah bagi ikan air tawar adalah adanya penyakit ikan yang dapat disebabkan oleh penyebab infektif (parasit, jamur, bakteri, virus) maupun non infektif (kualitas air, kandungan gizi pakan, genetik dan lain-lain).
Penyakit tersebut dapat dikendalikan melalui tindakan preventif (pencegahan) maupun kuratif (pengobatan) dengan harapan didapatkan ikan yang sehat sehingga menunjang keberhasilan budidaya ikan. Secara umum tindakan preventif terhadap penyakit dapat dilakukan dengan cara melakukan pengolahan budidaya ikan secara baik, seperti :

a. Melakukan persiapan kolam dengan baik dan tepat yaitu pengeringan kolam, pengapuran dan pemupukan.
b. Padat penebaran optimal
c. Melakukan penanganan ikan secara baik pada saat penebaran maupun panen sehingga tidak menimbulkan luka yang dapat menyebabkan infeksi
d. Mencegah agar tidak terjadi kontak langsung antara ikan sakit dan sehat dengan cara mengisolasi ikan yang terserang penyakit
e. Mencegah penularan yang dapat terjadi melalui peralatan yang dipakai, wadah maupun air media pemeliharaan
f. Menjaga agar kualitas air media tetap pada kondisi optimal
g. Menjaga kualitas pakan agar tetap baik dan cukup dalam jumlah pakan yang diberikan

Berikut ini diuraikan berapa jenis penyakit dengan penyebabnya serta cara pengobatannya.

Kadang-kadang terjadi kerusakan pada kulit dan sirip disertai infeksi sekunder.
Pengobatan :
 Pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan formalin 25 ppm dan NaCl 500 ppm

 Ichthyophthiriasis

Organisme penyebab :. Ichthyophthiris multifillis
 Parasit ini dapat membunuh hampir semua jenis ikan, terutama benih dan membunuh organ permukaan dan insang. Dikenal dengan istilah “White Spot” (bintik putih)Gejala Klinis
 Pada ikan yang terinfeksi terdapat bintik putih pada permukaaan tubuh dan sirip. Mengalami infeksi pada bagian tubuh yang terinfeksi Nafsu makan berkurang Pengobatan :
 Penyakit ini dapat diobati dengan menggunakan formalin 25 ppm + malachite green 0,1 ppm dan NaCl 2500 ppm
.
Chilodinellasis
Organisme penyebab :. Chilodinella spp Parasit ini dapat membunuh semua jenis ikan air tawar, yaitu pada permukaan tubuh dan insang dan dapat menimbulkan irirtasi pada organ yang diserang tersebut.
Gejala Klinis
  1.  Tidak ada tanda klinis yang spesifik.
  2.  Ikan terlihat lemas dan tidak mau makan
  3.  Lendir berlebihan
  4.  Pendarahan dan terjadi kerusakan pada insang.
  5. Pengobtan :
  6. Penyakit ini dapat diobati dengan menggunakan formalin 150 - 250 ppm selama ½ jam, Kmno4 10 ppm selama ½ jam dan CuSO4 500 ppm selama 1 menit.
Infeksi Epistylis
Organisme penyebab :. Epistylis spp
 Organisme ini dapat membunuh ikan air tawar, terutama ikan Mas, Nila, Udang Galah dan beberapa jenis ikan hias.Gejala Klinis
 Pada beberapa jenis ikan hias yang terinfeksi terlihat bintik putih seperti kapas pada permukaaan tubuh disertai pendarahan.Pengobatan :
Penyakit ini dapat diobati dengan menggunakan NaCl 30.000 ppm 5 – 10 menit, dan perendaman formalin 25 – 40 ppm selama 24 jam yang diulangi sampai 5 – 7 hari.

 Infeksi Zoothamnium
Organisme penyebab :. Zoothanium sp
 Parasit ini pada ikan air tawar, terutama membunuh Udang Galah, pada organ insang dan karapas.Gejala Klinis
 Udang yang terinfeksi memperlihatkan gejala otot tubuh yang buram, bagian dorsal abdomen sedikit membengkak.
Pengobatan :
 Pengobatan penyakit ini adalah dengan menggunakan formalin 50 - 100 ppm selama 30 menit.

odiniasis
Organisme penyebab :. Oodinium sp
 Parasit ini membunuh benih ikan air tawar terutama ikan Mas,Nila, Gurame dan ikan hias. Dikenal dengan nama “Velvet disease”
Gejala Klinis
 Pada ikan yang terinfeksi terjadi kerusakan kulit/kulit terlepas kadang disertai pendarahan.Pengobatan :
 Pengobatan penyakit ini dilakukan dengan menggunakan Methylene Blue 2 - 6 ppm selama 3 – 5 hari., CuSO4 5 – 10 ppm selama 5 menit.

Infeksi Myxosporea
Organisme penyebab :. Myxobolus koi, Myxobolus artus Parasit ini membunuh ikan air tawar, terutama ikan Mas dan Tawes, Myxobolus koi membunuh insang dan Myxobolus artus membunuh jaringan daging.
Bintik tersebut merupakan cyste dari organisme ini.
 Ikan yang terinfeksi biasanya tidak tumbuh/berkembang menjadi dewasa.Pengobatan :
Sampai sejauh ini belum ditemukan obat yang cocok, sehingga usaha yang dilakukan adalah mengadakan seleksi ketat agar ikan yang terinfeksi tidak menyebar ke tempat lain, dan mencegah dengan pengapuran pada saat persiapan kolam sebanyak 25 – 50 kg/m2.

Daclylogynus sp dan
Gyrodaclylus sp

 Penyakit ini membunuh permukaan tubuh dan insang ikan air tawar terutama ikan Mas, Nila, Lele dan ikan hias.
Gejala Klinis
 Pada permukaan tubuh ikan yang terserang terdapat bintik putih seperti kapas disertai pendarahan Ikan Lele yang terserang pada insangnya seringkali menggantung di bawah permukaan air.Pengobatan :Ikan yang terserang dapat diobati dengan menggunakan Garam NaCl 2500 ppm, atau formalin 25 - 40 ppm selama 24 jam, dan diulang beberapa kali.

Infeksi Jamur
Organisme penyebab :. Dapat juga menempel pada telur ikan dan cepat sekali menyebar.Gejala Klinis
 Ikan yang terinfeksi jamur ini terlihat benang-benang putih atau coklat yang tumbuh pada permukaan tubuh.

feInksi Aeromonas
Organisme penyebab :. Aeromonas hydrophillaOrganisme ini merupakan salah satu bakteri golongan phatogen gram negatif yang membunuh jenis ikan air tawar baik ikan budidaya maupun ikan hias.
 Gejala Klinis
 Bakteri ini menginfeksi ikan terutama dengan tanda-tanda borok yang kadang disertai nanah, dan terjadi kerusakan jaringan. Bercak merah pada permukaan tubuh.Pengobatan :Pengobatannya dilakukan dengan perendaman menggunakan Oxytetracycline 10 ppm dan melalui pakan ikan sebanyak 25 mg/kg selama 7 – 10 hari.
salah satu penyakit ikan hias(insang membengkak)


Pada pengendalian penyakit ikan air tawar, yang terpenting adalah menjaga jangan sampai ikan tersebut terserang penyakit dan pemantauan terhadap kesehatan perlu dilakukan secara kontinyu sehingga pengobatan dapat dilakukan sedini mungkin.

By: fahmiadiatma@gmail.com


No comments: