Monday, April 9, 2012

PENYEBARAN IKAN BRUTU

MENYEBAR
Betutu meluas di Asia Tenggara: Thailand, Vietnam, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Semenanjung Malaya, Filipina, dan Indonesia: Sumatra, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku.[1][2] dijumpai pula di Jawa. Diintroduksi ke Singapura, Taiwan, Cina, dan mungkin pula Fiji. Ikan betutu disukai sebagai ikan pancing maupun ikan konsumsi. Dagingnya enak dan lembut.

IKAN BRUTU(CIRI-CIRI)

Seperti disamakan oleh namanya, ikan ini malas bergerak atau berpindah tempat. Ia dominan diam saja di dasar perairan, sekalipun diganggu. Hanya di malam hari betutu agak aktif, ia memburu udang, ikan-ikan kecil, yuyu, atau siput air. Ikan betutu dijumpai di sungai-sungai di bagian yang terlindung, rawa, waduk, saluran air atau parit.
 
VOLUME
Ikan dengan ciri berkepala besar ini mempunyai panjang tubuh maksimum sekitar 65 cm, namun kebanyakan antara 20–40 cm atau kurang. Berwarna merah bata pudar, kecoklatan atau kehitaman, dengan pola-pola gelap simetris di tubuhnya. Tanpa bercak bulat (ocellus) di pangkal ekornya. Ciri-ciri lainnya adalah sirip dorsal (punggung) yang sebelah muka dengan enam jari-jari yang keras (duri)dan yang sebelah belakang dengan satu duri dan sembilan jari-jari yang lunak. Sirip anal dengan satu duri dan 7–8 jari-jari lunak. Sisik-sisik di tengah punggung, dari belakang kepala hingga pangkal sirip dorsal 60–65 buah. Sisik-sisik di sisi tubuh, di sepanjang gurat sisi (lateral row scales) 80–90 buah.
 

IKAN BRUTU(CIRI KHAS)

Ikan Khas
Ikan Brutu

Betutu (Oxyeleotris marmorata) adalah sebuah istilah jenis ikan air tawar. Meskipun agak jarang yang berukuran besar, ikan yang meluas di Asia Tenggara hingga Kepulauan Nusantara ini disenangi pemancing karena betotan (tarikan)nya yang kuat dan tiba-tiba. istilah-istilah lainnya di berbagai kawasan di Tanaha Air adalah bakut, bakutut, belosoh (istilah umum), boso, boboso, bodobodo, ikan bodoh, gabus bodoh, ketutuk, ikan malas, ikan hantu dan lain-lain. Dalam bahasa Inggris disebut marble goby atau marble sleeper, merujuk pada pola-pola warna di tubuhnya yang serupa batu pualam kemerahan. 

Volume

Ikan bertubuh kecil sampai sedang dengan kepala yang besar. Panjang tubuh  maksimum hingga sekitar 65 cm, namun kebanyakan hanya antara 20–40 cm atau kurang. Berwarna merah bata pudar, kecoklatan atau kehitaman, dengan pola-pola gelap simetris di tubuhnya. Tanpa bercak bulat di pangkal ekornya. Sirip dorsal (punggung) yang sebelah muka dengan 6 jari-jari yang keras dan yang sebelah belakang dengan satu duri dan 9 jari-jari yang lunak. Sirip anal dengan satu duri dan 7–8 jari-jari lunak. Sisik-sisik di tengah punggung, dari belakang kepala hingga pangkal sirip dorsal (predorsal scales) 60–65 buah. Sisik-sisik di sisi tubuh, di sepanjang gurat sisi (lateral row scales) 80–90 buah.

IKAN MARBLE(sebuah penemuan)


Penemuan ikan Black-Black-marble Black. marble Black-marble Jawfish di lautan terbuka juga tak lazim sebab biasanya ikan jenis itu mengubur diri di pasir. peneliti juga masih pusing apakah ikan Black selalu melakukan komuflase yang sama ketika berada di dekat gurita. Sejauh ini, jenis ikan masih merupakan prediksi sebab perilakunya baru dijumpai kali ini. “Ikan yang dijumpai di Indonesia ini mungkin saja merupakan spesies baru,”.

IKAN MARBLE(SANG PENIPU)

Perairan Indonesia sangat kaya akan keragaman hayatinya. Salah satunya adalah ikan penipu ulung yang baru-baru ini  diketemukan di perairan Sulawesi. Ikan penipu ini sungguh ulung, karena dapat mengelabui gurita (master penipu). Pengertian penipu di sini berkaitan dengan kelebihan kamuflase hewan perairan. Beberapa hewan perairan mempunyai kelebihan berakting layaknya spesies lain sehingga terhindar dari pemangsa atau predator.
Ikan penipu tersebut diketemukan oleh penyelam Godehard Kopp ketika sedang menyelam di Selat Lembeh, Sulawesi Utara. Ikan penipu tersebut diperkirakan merupakan Black-marble Jawfish.

Marblefish(ikan Marble)
ikan marble Juga diketahui sebagai , Maori Chiefs yang besar dan memakai sirip mereka panggul dan dubur sebagai alat peraga untuk beristirahat ketika di bagian bawah.. They are herbivorous, found in the kelp and are slimy to touch. Mereka adalah herbivora, diketemukan di rumput perairan dan merupakan berlendir menyentuh. Kopp merekam perilaku ikan penipu tersebut. Dalam rekamannya, ikan penipu itu sedang berada di dekat Gurita Penyamar (Thaumoctopus mimicus), salah satu master kamunflase alias penipu spesies lain.
Menipu ala gurita
Ikan penipu tampak mengikuti ke mana pun gurita pergi. Ikan itu bahkan tampak bagai tentakel gurita penyamar. Ia bergerak mengikuti ke mana pun sang gurita penyamar pergi. walhasil, ikan penipu itu sukses mengelabuhi gurita penyamar yang tak menyadari bahwa di dekatnya ada spesies berbeda yang mungkin saja dapat dijadikan mangsa.

Sunday, April 8, 2012

SINGA LAUT TERBESAR

Singa laut Jepang (Zalophus japonicus) diprediksi telah punah pada tahun 1950-an.Singa laut Jepang sebelumnya ada di pantai Jepang, namun populasinya berkurang dengan cepat setelah tahun 1930-an akibat perburuan dan meningkatnya kompetisi dengan nelayan komersial. Catatan terakhir mengenai singa laut ini adalah bayi singa laut yang ditangkap pada tahun 1974 di pantai Pulau Rebun, Hokkaido utara. Ukuran singa laut ini tidak seperti ukuran singa laut pada umumnya. Beratnya mencapai 2 ton dengan panjang 4,5 meter. Inilah singa laut terbesar di dunia. Singa laut ini bernama Minazo dan kini dipelihara dan dilatih di Enoshima Aquarium di Fujisawa, Prefektur Kanagawa, Jepang. Walaupun ukurannya sangat besar, Minazo mampu menampilkan sejumlah atraksi hebat termasuk membawa ember, mengangkat si pelatih, memeluk dan menjulurkan lidahnya. difaktorkan ketenaran dan keunikannya, seorang musisi Jepang Masami Akita menggunakan suara hewan raksasa ini dalam album musiknya. Minazo mulai dipelihara di akuarium ini sejak ia berusia setengah tahun di  tahun 1995 dari Uruguay.

SINGA LAUT

Singa Laut
Singa laut adalah jenis pada enam genera pinnipedia modern. Singa laut adalah hewan berdarah panas, melahirkan dan menjaga anak. Untuk sampai pada kesimpulan itu, Jiang melakukan penelitian genetik pada 12 jenis pemakan daging dan melakukan observasi pada reseptor rasa yang dimiliki. Sebanyak 12 jenis yang diteliti diantaranya kucing, singa laut, anging laut berbulu, anjing laut Pasifik, berang-berang Asia, anjing hutan, dua jenis mirip kucing disebut fossa, dan linsang, serta lumba-lumba.
Sebab, gen yang mengawasi produksi protein fungsional yang membantu mengecap rasa manis telah mengalami mutasi.

Tips Membeli dan Merawat Aquarium sendiri

Ada beberapa hal yang penting diperhatikan dalam menentukan dan membeli akuarium, agar manfaat dari akuarium tersebut dapat dimanfaatkan ...