Wednesday, March 28, 2012

PEMELIHARAAN KURA-KURA DALAM AQUARIUM

Kura-kura adalah hewan air, maka dari itu kita perlu meletakkanya di aquarium atau kolam yang nyaman dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhannya. jika kita tidak mau menyediakan kolam di luar, maka aquarium adalah solusi terbaik untuk kura-kura brazil. selain itu, dengan memakai aquarium, kita bisa lebih mudah untuk membersihkannya. kura-kura brazil adalah hewan air dan mereka membuang kotoran mereka ke dalam air, sehingga jika kita tidak menjaga kebersihan aquarium atau kolam maka akan menjadi sarang untuk kuman dan bakteri, untuk itu aquarium dan kolam harus selalu dalam keadaan bersih karena kesehatan kura-kura tergantung dari kebersihan aquarium atau kolam. jika tidak memakai filter, bersihkan dua hari sekali. untuk kura-kura bayi, bersihkan setiap hari dan jangan memakai produk yang abresif. Jari-jari kaki belakangnya dihubungkan oleh selaput seperti bebek karena mereka hewan air. untuk membedakan jenis kelamin, Jantan mempunyai cakar yang lebih panjang di kaki depannya. sedangkan kloaka pada betina lebih dekat ke tempurungnya daripada jantan.

KURA-KURA BRAZIL

Kura-kura Brazil memiliki ciri-ciri yaitu semburat warna merah pada kedua sisi wajahnya. Kura-kura brazil dikenal juga sebagai kura-kura ''red-ear slider'' atau dalam bahasa latin ''trachemys scripta elegans''. Hal ini disebabkan adanya semburat warna merah tepat di belakang matanya sehingga menyerupai telinga berwarna merah. Kura-kura brazil berasal dari bagian selatan Amerika Serikat, memiliki warna tempurung campuran antara hijau dan kuning. Daya tahan kura-kura brazil yang kuat membuat kura-kura mudah beradaptasi dengan lingkungan manapun. Umur kura-kura dapat mencapai usia 20 tahun dengan panjang maksimal sekitar 30 cm. Kura-kura Brazil berkembang biak dengan cara bertelur. Jumlahnya bervariasi antara 20 hingga 45 butir tergantung kesuburan dan cuaca. Kura-kura brazil biasanya bertelur sekitar bulan Agustus hingga September menjelang musim hujan. dan untuk menetas dibutuhkan waktu sekitar 3 minggu. Setelah menetas kura-kura brazil akan segera mencari perairan untuk tumbuh dewasa. Kura-Kura Brazil berwarna hijau tua dengan garis-garis kuning dan memiliki bercak merah pada setiap sisi di kepalanya. Kura-kura ini dapat mudah dibedakan oleh rahang bawahnya yang lebih bulat dibanding jenis pseudemys yang lebih kotak.

KEBIASAAN HIDUP KURA - KURA

Kura-Kura ?
Kura-kura adalah hewan bersisik berkaki empat yang termasuk golongan reptil. Bangsa hewan yang dikenal (ordo) Testudinata (atau Chelonians) ini khas dan mudah dikenali dengan adanya ‘rumah’ atau batok (bony shell) yang keras dan kaku. Batok kura-kura ini terdiri dari dua bagian. Lapis luar umumnya berupa sisik-sisik besar dan keras, da tersusun seperti genting; sementara lapis bagian dalam berupa lempeng-lempeng tulang yang tersusun rapat seperti tempurung. Perkecualian terdapat pada kelompok labi-labi (Trionychoidea) dan jenis penyu belimbing, yang lapis luarnya tiada bersisik dan digantikan lapisan kulit di bagian luar tempurung tulangnya. Dalam bahasa Inggris, dibedakan lagi antara kura-kura darat (land tortoises) dan kura-kura air tawar (freshwater tortoises atau terrapins).

Tuesday, March 27, 2012

KEPITING KELAPA(KENARI)

SEBUAH NAMA
Ketam kenari, Birgus latro, atau dikenal Kepiting Kelapa merupakan artropoda darat terbesar di dunia. Meskipun dikenal ketam/kepiting, hewan ini bukanlah ketam/kepiting. Ketam ini merupakan jenis umang-umang yang sangat maju dalam hal evolusi. Jadi mungkin ia lebih tepat dikenal umang-umang kenari, namun demikian penduduk kepulauan Maluku sudah menyebutnya ketam kenari. Ketam ini dikenal karena keahliannya mengupas buah kelapa dengan capitnya yang kuat untuk memakan isinya. Ia satu-satunya spesies dari genus Birgus.
 
POPULARITAS
Ia juga dikenal dalam bahasa Inggris "terrestrial hermit crab" (umang-umang darat) karena penggunaan kulit keong oleh umang muda; tetapi, ada juga umang darat lain yang tidak menanggalkan kulit keongnya setelah dewasa. Hewan ini - khususnya genus Coenobita yang masih berkerabat dekat - biasanya dikenal "umang-umang darat"; karena dekatnya kekerabatan antara Coenobita dan Birgus maka istilah "umang-umang darat" ini biasanya mengacu pada

KOLAM KEPITING

Kolam Kepiting
Tambak pembiakan kepiting diusahakan mempunyai kedalaman 0,8-1,0 meter dengansalinitas air antara 15-30 ppt.Tanah tambak berlumpur dengan tekstur tanah liat berpasir dan lempung berliat. perbedaan pasang surut antara 1,5-2 meter.Disamping syarat seperti tersebut diatas, pada prinsipnya tambak pembiakan bandeng maupun udang tradisional dapat dipakai sebagai tempat pembiakan kepiting.

Faktor yang perlu diperhatikan dalam penyeleksian lokasi pembiakan kepiting, antara lain :
  • Air yang dipakai bebas dari pencemaran dan jumlahnya cukup.
  •  
  • Tersedia pakan yang cukup danterjamin kontinyuitasnya.
  •  
  • Terdapat sarana dan prasaranaproduksi dan pemasarannya.
  •  
  • Tenagayang terampil dan menguasai teknis budidaya kepitin

TINGKAH LAKU KEPITING

Tingkah Laku dan Kebiasaan Kepiting Bakau Secara umum
tingkah laku dan kebiasaan kepiting bakau yang dapat dicermati adalah sbb:Suka berendam dalam lumpur dan membuat lubang pada dinding atau pematang tambak pemeliharaan. Dengan mengenal kebiasaan ini, maka kita dapat merencanakan atau mendesain tempat pemeliharaan sedemikian rupa agar kemungkinan lolosnya kepiting yangdipelihara sekecil mungkin.Kanibalisme dan saling menyerang, sifat inilah yang paling menyolok pada kepitingsehingga dapat merugikan usaha penanganan hidup dan budidayanya. Karena sifatnya yang saling menyerang ini akan menyebabkan kelulusan hidup rendah dan menurunkanp roduktivitas tambak. Sifat kanibalisme ini yang paling dominan ada pada kepiting jantan,oleh karena itu budidaya monosex pada produksi kepiting akan memberikan kelangsunganhidup lebih baik.

KEPITING BAKAU

Kepitng bakau
Kepitng bakau
Kepiting ini merupakan salah satu komoditas perikanan pantai yang memiliki nilaIekonomis penting. Pada mulanya kepiting bakau hanya dianggap hama oleh Petani tambak,karena sering membuat kebocoran pada pematang tambak. Tetapi setelah memiliki nilaiekonomis yang cukup tinggi, maka keberadaannya banyak diburu dan ditangkap oleh nelayanuntuk penghasilan tambahan dan bahkan telah mulai dibudidayakan secara tradisional di tambak.Mengingat permintaan pasar ekspor akan kepiting bakau yang semakin menunjak dari tahun ketahun maka usaha ekstensifikasi budidaya kepiting bakau mulai dirintis dibeberapa daerah.Sebagai komoditas ekspor kepiting memiliki harga jual cukup tinggi baik dipasaran dalammaupun luar negeri, namun tergantung pada kualitas kepiting (ukuran tingkat kegemukan).Untuk dapat memproduksin kepiting yang gemuk dibutuhkan waktu yang cukup pendek yaitu 10 –20 hari. Harga jual kepiting gemuk menjadi lebih tinggi dengan demikian dapat menunjakkannilai tambah bagi petani. Sekarang budidaya kepiting dikalangan nelayan yang berada dekatdengan bakau sangat banyak karena dapat sebagai tambahan ekonominya. Kendala yangdihadapi para nelayan yaitu kurangnya Sumber Daya Manusia nelayan untuk membudidayakan.

Tips Membeli dan Merawat Aquarium sendiri

Ada beberapa hal yang penting diperhatikan dalam menentukan dan membeli akuarium, agar manfaat dari akuarium tersebut dapat dimanfaatkan ...